Tes Fungsi Ginjal Lab Kimia Farma Surabaya

Tes fungsi ginjal Lab Kimia Farma Surabaya adalah prosedur sederhana yang menggunakan darah atau air seni untuk membantu mengidentifikasi gangguan pada organ ginjal Anda. Ada beberapa jenis tes fungsi hati yang berbeda yang digunakan untuk mengidentifikasi berbagai aspek fungsi ginjal. Salah satu tes fungsi ginjal digunakan untuk memeriksa apakah ginjal Anda menyaring produk limbah dengan terlalu lambat. Sementara tes lain dapat digunakan untuk melihat apakah ginjal mengeluarkan protein ke dalam urin. 

Dokter yang mencurigai seseorang memiliki masalah dengan ginjal mereka dapat meminta mereka untuk mendapatkan tes fungsi ginjal Lab Kimia Farma Surabaya. Namun, tes rutin dapat membantu dan bermanfaat untuk semua orang dewasa. Di Amerika Serikat, Lembaga Ginjal Nasional melihat 1 dari 3 orang dewasa di negara tersebut memiliki risiko penyakit ginjal, dan banyak orang dengan tahap awal penyakit ini tidak menunjukkan gejala apapun. Sangat penting untuk mendiagnosa dan merawat kondisi ini sejak dini sebelum menyebabkan kerusakan permanen pada organ ginjal Anda. 

Apa itu tes fungsi ginjal?

Tes fungsi ginjal Lab Kimia Farma Surabaya akan memeriksa darah atau air seni dan mengukur aspek fungsi ginjal yang berbeda. Biasanya, dokter akan meminta Anda mendapatkan lebih dari satu tes pada suatu waktu untuk melihat gambaran yang lebih luas seputar fungsi ginjal keseluruhan Anda. Ginjal memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga tubuh tetap sehat. Tugas utama ginjal adalah menyaring bahan limbah dari darah dan mengeluarkannya dari tubuh lewat air seni. 

Kerusakan ginjal dapat mencegah ginjal menyaring produk limbah tersebut dengan baik dan benar, menyebabkan banyak sisa-sisa yang tertinggal di tubuh dan menyebabkan gejala yang berbahaya. Rutin melakukan pemeriksaan atau tes fungsi ginjal di Lab Kimia Farma Surabaya dapat membantu mengidentifikasi berbagai macam gangguan seperti penyakit ginjal dalam tahapan awal, membuatnya mudah untuk menghentikan perkembangan penyakit ini. Dokter juga dapat meminta Anda mendapatkan tes fungsi ginjal lain untuk mendapatkan lebih banyak informasi seputar ginjal, seperti tes pencitraan dan biopsi.

Jenis tes urin

Dalam tes urin, sebagian kecil sampel air seni atau semua air seni yang diproduksi seseorang dalam waktu 24 jam akan digunakan. 

  • Urinalysis. Ini adalah sebuah tes air seni luas yang dapat membantu dokter mengidentifikasi gangguan tertentu dan menentukan tes apa yang perlu digunakan. Urinalysis dapat membantu mengidentifikasi banyak partikel tak diinginkan dalam urin, seperti darah, nanah, bakteri, gula, dan protein. Apabila tes menunjukkan hasil yang positif untuk satu atau lebih dari partikel tersebut, tes akan mengindikasi adanya gangguan kesehatan seperti infeksi kandung kemih atau ginjal, penyakit ginjal, batu ginjal, dan diabetes. 
  • Microalbuminuria atau tes rasio albumin-kreatin. Kedua tes ini membutuhkan sedikit sampel urin. Keduanya dapat membantu mengidentifikasi level albumin di dalam air seni. Albumin merupakan sebuah protein penting dalam darah. Apabila ginjal menyaring terlalu banyak albumin dan membuangnya lewat urin, hal ini dapat menjadi sebuah tanda bahwa ginjal sedang tidak bekerja dengan benar. Hasil albumin air seni sebesar 30 mg per gr atau kurang merupakan sebuah hasil yang normal. Namun, jika lebih tinggi dari angka tersebut, hal tersebut merupakan sebuah tanda penyakit ginjal. 

Microalbuminnuria merupakan sebuah tes yang lebih sensitif, yang mana dapat mendeteksi protein dalam jumlah kecil di air seni. Orang-orang yang memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit ginjal perlu mendapatkan tes ini di Lab Kimia Farma Surabaya secepatnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *