Dampak Perceraian Terhadap Anak-Anak

Dampak Perceraian Terhadap Anak-Anak

Apa saja dampak perceraian terhadap anak-anak? Bagi anak-anak, perceraian adalah sesuatu yang dapat memberikan dampak sangat berat.

Perceraian dapat membuat anak merasa kehilangan keluarga, dan berbagai perubahan drastis yang mengiringi kedepan.

Akan sangat penting bagi orang tua untuk membantu anaknya menemani melalui waktu yang sulit ini. Mulai dari saat memberitahu atau menyampaikan kondisi yang sesungguhnya, hingga bantuan moril yang dibutuhkan setelahnya.

Ada banyak dampak perceraian terhadap anak-anak. Penting untuk mengetahui dampaknya untuk mencari cara menanganinya, itu adalah kewajiban orang tua yang harus dilaksanakan menghadapi situasi perceraian.

Dampak Perceraian Bagi Anak

Ada berbagai resiko dampak perceraian untuk anak-anak. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Resiko gangguan mental atau psikologi

Hal yang sangat terasa bagi anak-anak saat menghadapi perceraian adalah perubahan situasi yang signifikan. Situasi akan semakin sulit apabila yang anak tengah berada usia remaja.

Remaja adalah fase dimana anak sedang mengalami perubahan dalam pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, emosi, kognitif, sosial, dan kepribadian. Tentu tambahan beban pikiran mengenai perceraian akan memberi dampak tambahan yang serius.

Beberapa dampak secara psikologis adalah seperti mengalami kondisi depresi, gangguan kecemasan, meningkatkan stress, penurunan fokus dan prestasi, hingga munculnya perilaku menentang atau memberontak.

2. Peningkatan perilaku beresiko

Sebenarnya dampak ini tidak cuma mengintai anak yang orang tuanya bercerai. Bagi anak yang suasana rumahnya tidak harmonis, bahkan setelah perceraian pun masih membuat anak memberontak, ada beberapa kemungkinan perilaku beresiko yang bisa dilakukan anak, yaitu.

  • Mengkonsumsi minuman keras sebelum waktunya
  • Penyalahgunaan obat terlarang
  • Seks usia dini
  • Dan banyak perilaku sejenis lainnya

Hal ini terjadi karena ketidak betahan di rumah, ditambah menumpuknya rasa kecewa dan kemarahan yang perlu disalurkan atau diungkapkan tapi tidak bisa ditunjukan pada orang tua.

3. Perilaku eksternalisasi

Anak yang mengalami perceraian termasuk rentan terhadap perilaku eksternalisasi. Perilaku eksternalisasi adalah masalah perilaku negatif yang ditujukan pada lingkungan luar atau sekitarnya, contohnya meliputi:

  • Delinquency, kenakalan remaja di bawah umur dan resiko konflik dengan anak seusianya
  • Conduct disorder, perilaku penyimpangan norma sosial, misalnya seperti perampasan hak orang lain
  • Impulsif, melakukan sesuatu tanpa berpikir panjang

Membantu Anak Pulih dalam Menghadapi Perceraian

Orang tua tentu wajib melakukan beberapa hal untuk menangani situasi genting ini. Sebagai orang tua, Anda harus terus mendampingi anak untuk melewati masa sulit ini. Beberapa caranya adalah sebagai berikut.

  • Mengajak bicara atau berdialog, lakukan komunikasi yang jujur dan terbuka
  • Minta anak untuk menyampaikan perasaannya secara jujur, hal ini agar emosinya bisa tersalurkan di tempat yang baik
  • Terima perasaan anak, dengan menyampaikan bahwa perasaan sedih, marah, dan kecewa yang dirasakannya adalah wajar
  • Minta bantuan ahli seperti psikolog dan psikiater jika memang dirasa perlu
  • Berikan dukungan emosional, utamanya ungkapan bahwa orang tua sangat mencintai dan mendukung mereka
  • Ajak anak remaja untuk memahami apa yang sedang terjadi
  • Yakinkan anak bahwa perceraian bukan kesalahan mereka
  • Jangan kurangi kasih sayang pada anak setelah berpisah

Demikian dampak perceraian terhadap anak-anak. Tentu dalam menghadapi perceraian, bukan cuma Anda dan pasangan yang sulit menghadapinya, anak-anak juga akan menjadi korban.

Anda harus memperhatikan dampak yang terjadi pada anak secara sabar. Lambat laun, semoga anak akan mulai menyesuaikan diri, memahami situasi, dan menerimanya dengan lapang dada.

Manfaat Larutan Anak dalam Mengatasi Panas Dalam

Manfaat Larutan Anak dalam Mengatasi Panas Dalam

Minuman larutan anak mungkin tidak asing lagi di tengah masyarakat Indonesia. Minuman ini diyakini mampu menyembuhkan panas dalam, seperti sakit tenggorokan, sariawan, hingga bibir pecah-pecah.

Biasanya panas dalam ini bisa disebabkan karena konsumsi makanan pedas, infeksi yang menyebabkan suhu tubuh meningkat, hingga olahraga secara intens.

Komposisi Utama Minuman Larutan Penyegar

Minuman larutan anak biasanya mengandung komposisi utama yaitu gipsum fibrosum. Kandungan ini merupakan mineral yang tidak beracun dan punya banyak sekali manfaat. 

Gipsum fibrosum adalah mineral yang mengandung dari sulfur, kalsium, dan sedikit mineral lainnya. Kandungan ini sudah digunakan sejak dulu sebagai bahan obat-obatan tradisional China. 

Dalam pengobatan tradisional China, gipsum fibrosum ini merupakan zat yang bisa menghilangkan panas. Biasanya digunakan untuk menyembuhkan infeksi atau radang, yang menjadi penyebab panas dalam. 

Biasanya zat tersebut mengandung anti bakteri dan virus sehingga membuat suhu tubuh jadi kembali normal.

Oleh sebab itulah, minuman larutan anak yang mengandung gipsum fibrosum ini bisa menyembuhkan gejala panas dalam yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi dalam tubuh. Sedangkan panas dalam karena kondisi lain tentu tidak bisa disembuhkan dengan larutan penyegar ini.

Manfaat Minuman Larutan Penyegar Anak

  1. Mencegah sariawan

Gejala panas dalam biasanya berhubungan langsung dengan kesehatan area bibir dan mulut. Salah satu gejalanya adalah munculnya sariawan di gusi, bibir, atau pun rongga mulut. Rasa tidak nyaman karena sariawan ini biasa diredam dengan minuman larutan penyegar.

  1. Mencegah tenggorokan sakit dan kering

Saat panas dalam, hal yang paling dirasakan adalah sensasi kering di area tenggorokan yang menyebabkan sakit tenggorokan. Minuman larutan penyegar ini akan membantu meredakan sakit tenggorokan dan menyejukkan.

  1. Menyegarkan badan

Larutan penyegar mengandung khasiat herbal yang bisa memberikan rasa lebih sejuk di tenggorokan dan pencernaan. Dengan begitu, tubuh akan terasa lebih segar dan semangat dalam beraktivitas. 

Atasi Panas Dalam dengan Cap Kaki Tiga Larutan Penyegar Anak

Cap Kaki Tiga adalah brand produk penyegar yang sudah dikenal di masyarakat. Larutan anak ini bisa meredakan panas dalam seperti demam, sariawan, bibir pecah-pecah, hingga gejala flu. 

Tidak hanya itu, larutan penyegar Cap Kaki Tiga ini juga bisa melancarkan buang air besar dan membuat tubuh jadi lebih segar. 

Larutan anak ini tidak hanya terbuat dari gipsum fibrosum, tapi juga ada kalsium, sulfur, hingga kandungan mineral lain yang baik bagi kesehatan. 

Larutan anak Cap Kaki Tiga ini bisa dikonsumsi oleh anak-anak mulai dari usia 6 bulan. Dosis penggunaannya perlu disesuaikan dengan usia Si Kecil. 

Perhatikan aturan pakai agar penggunaannya sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Namun, jika setelah minum larutan penyegar ini anak jadi sakit perut, sakit kepala, ruam, hingga muntaj, maka segera periksakan ke dokter untuk mengecek radang tenggorokan atau adanya infeksi lain. 

Rasa larutan penyegar anak ini juga enak karena rasa segar buahnya pasti disukai Si Kecil. Selain larutan anak, ada juga larutan penyegar yang bisa dikonsumsi oleh orang dewasa. 

Alternatif Pengobatan Rumahan untuk Panas Dalam

Selain minum larutan penyegar, alternatif pengobatan lain yang bisa dicoba adalah minum air kelapa. Air kelapa bisa mengembalikan kesegaran tubuh karena mengandung mineral, elektrolit, dan vitamin. 

Selain itu, susu juga bisa membantu mengembalikan suhu tubuh dan meningkatkan metabolisme tubuh. Dalam susu mengandung probiotik, mineral, dan vitamin yang bisa mengembalikan energi tubuh yang hilang. 

Makan makanan yang mengandung banyak air seperti buah-buahan juga bisa mengatasi panas dalam. Selain buah, sayuran tinggi kandungan air juga bisa jadi pilihan yang tepat, seperti mentimun, kembang kol, maupun seledri.