greenfield fresh milk

Hindari Susu Murni, Hanya Minum Greenfield Fresh Milk

Greenfield fresh milk adalah susu bernutrisi yang menyediakan protein, vitamin, mineral, dan asam lemak untuk tubuh. Susu ini telah mendapatkan proses pasteurisasi, di mana teknik pemanasan digunakan untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme yang dapat membahayakan tubuh. 

Saat ini banyak orang lebih suka memilih mengonsumsi susu murni yang mereka anggap lebih alami dan sehat. Mereka menganggap susu murni lebih bermanfaat bagi kesehatan dan memiliki manfaat bernutrisi, di mana proses pasteurisasi menghilangkan keunggulan tersebut. Akan tetapi, para ahli kesehatan tidak setuju dengan klaim ini dan menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi susu murni. 

Berbeda dengan Greenfield fresh milk, susu murni atau raw milk tidak mendapatkan proses pasteurisasi. Susu murni tidak hanya berasal dari sapi, tetapi juga dari kambing, domba, dan unta. Susu murni dapat dibuat menjadi berbagai macam produk, seperti keju, yogurt, dan es krim. 

Dalam Greenfield fresh milk, proses pasteurisasi melibatkan pemanasan susu untuk membunuh bakteri dan jamur. Proses ini juga meningkatkan daya tahan penyimpanan produk. Metode yang paling sering digunakan untuk pasteurisasi di seluruh dunia adalah dengan memanaskan susu murni dalam suhu 72 derajat Celcius selama 15 hingga 40 detik.

Dengan metode pasteurisasi ini, Greenfield fresh milk dapat disimpan selama 2 hingga 3 minggu. Susu pasteurisasi sering dilakukan metode homogenisasi, sebuah proses memberikan tekanan ekstrim untuk menyebarkan asam lemak dengan merata, meningkatkan tampilan serta menambah rasa. 

Klaim manfaat susu murni

Mereka yang mendukung penggunaan susu murni menyatakan bahwa susu murni lebih banyak mengandung asam amino, antibakteri, vitamin, mineral, dan asam lemak dibandingkan dengan susu hasil pasteurisasi seperti Greenfield fresh milk. Mereka juga membuat klaim bahwa susu murni merupakan pilihan yang lebih baik untuk mereka yang menderita intoleransi laktosa, asma, dan kondisi alergi dan autoimun. 

Para pendukung susu murni menyatakan bahwa banyak dari bakteri berbahaya yang mati akibat proses pasteurisasi, misalnya tuberculosis, tidak lagi menyebabkan masalah dan proses pasteurisasi tidak lagi memiliki tujuan yang jelas. Mereka juga menyatakan prose pemanasan pada saat pasteurisasi mengurangi nutrisi keseluruhan dan manfaat kesehatan susu. Namun, kebanyakan dari klaim tersebut tidak didukung oleh ilmu pengetahuan. 

Pendukung konsumsi susu murni menyatakan bahwa susu hasil pasteurisasi seperti Greenfield fresh milk memiliki nutrisi yang lebih sedikit dibandingkan dengan susu murni yang lebih alami. Namun, yang perlu Anda ketahui bahwa susu pasteurisasi tidak menyebabkan hilangnya vitamin, karbohidrat, dan mineral ataupun lemak secara signifikan. Sebuah meta-analisa pada 40 studi menemukan bahwa hanya ada sedikit hilangnya vitamin yang larut dalam air, seperti B1, B6, B9, B12, dan C. Mengingat karena kandungan vitamin tersebut dalam susu sangatlah sedikit, hilangnya vitamin ini bisa dianggap tidak penting. 

Selain itu, vitamin-vitamin yang hilang tersebut dapat dengan mudah diganti lewat makanan lain yang Anda konsumsi, seperti buah, sayuran, gandum utuh, dan dalam kasus vitamin B12, protein hewani. 

Level vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E, dan K juga sedikit berkurang dalam proses pasteurisasi Greenfield fresh milk. Susu tinggi kandungan fosfor dan kalsium, yang mana keduanya dibutuhkan untuk kesehatan tulang, fungsi sel, kesehatan otot, dan juga metabolisme tubuh. Semua mineral tersebut sangat stabil apabila terkena panas. Dengan satu cup susu pasteurisasi Greenfield fresh milk mengandung kalsium sebesar hampir 30 persen nilai harian (DV) dan fosfor sebesar 22 persen DV.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *